25 Sep 2010

Jiwa - Jiwa Teraniaya yang Tertawa

Udah beberapa hari ini kota Mangga tercinta gue basyah diguyur hujan. Belom lagi pagi-pagi buta udah deres aja sampai pagi melek. Jam keberangkatan gue ke sekolah otomatis terhambat karna medan yang tidak normal layaknya hari-hari cerah haha :D


Gue emang belom pernah ceritain keadaan kelas gue yang sekarang. 12 Science 2, Bertempat di daerah isolasi dan kelas eceran dari warga IPS sebelumnya juga mungkin bekas aula atau bekas warung yang beralih fungsi darurat menjadi kelas. IDK :|

Lampu yang terpasang awal masuk kelas kemarin make lampu bohlam yang warnanya kuning dan itupun cuma sebiji. Bayangkan !
Tanpa AC, tanpa (beberapa) kaca jendela , 2 kipas angin dan hanya 1 yang berfungsi.
Pintunya-pun terpasangi terali besi, anti maling mamen lol
Heran, emang apa yang hendak maling ambil dari kelas gue "?"


Lokasinya cukup strategis dari kantin, memungkinkan untuk membolos dan ketauan dengan cepat. Namun pepatah kriminal berpesan "Persembunyian yang paling baik adalah di tempat musuh" --' gue juga gak tau dimana letak nyambungnya.



From School Lover


Kembali kehujan dan sekolah gue. Hujan dari pagi ternyata gak berhenti - berhenti malah semakin menjadi. Selokan deket kantin gue mampyeeet dan jalan di depan kelas gue tergenang air alias banjir ;(


Kelas yang ngalamin hal ini turut hadir 12 Science 1 yang kelasnya bersebelahan, dan di kawasan tersebut memang hanya berdiri (malas) 2 kelas, IPA 1 dan 2 saja.


Mari kita perlahan lihat kondisi terakhir saat hujan mampir tadi siang.



Tepat di depan kelas gue
From School Lover


Kaki-kaki anti air
From School Lover



Mengamankan sepatu yang masih tersisa
From School Lover

From School Lover



Sadar Kamera !!!
From School Lover

NARSIS SEMUA !!
From School Lover

From School Lover


From School Lover

Masih saja ada hal-hal yang dibuat gila oleh kita, bagi gue gak masalah dapet kelas yang terisolasi dan jauh dari peradaban. Tapi gue tetep cinta sama para penghuninya yang berotak briliant dan berhati kawan :")
kaya gue gini wkwkwkw :))
Hujan juga membawa berkah buat beberapa temen gue yang berfantasi jauh :|


Bukan papan biasa ?
From School Lover

Sebuah papan selancar, begitulah khayalannya lol
From School Lover

From School Lover

From School Lover

Gue sendiri gak tau, mereka sedang apa ??''v
From School Lover

Kelas gue dihadang banjir, buat keluar dari tempat kelas gue berada menuju gedung utama syusah dan basyaah. . .

Beberapa anak inisiatip ngangkatin kursi dan meja buat dijadiin jalan untuk kami yang tidak ingin nyelup haha
Cukup bermanfaat walau rada ekstrem.


From School Lover


From School Lover

From School Lover

watch out !!!
From School Lover

 Kebiasaan baik dari hujan yang turun kaya gini adalah, guru-guru sering hapal kelas gue dan mereka-pun sudah hapal akan resiko kelas gue bila terguyur hujan. Maka daripada nglewatin banjir dan ketemu kelas yang remang-remang, kalau ujan gede kelas gue pasti kosong jam pelajarannya :D


Tidak ada komentar: