4 Agt 2010

Para Gerilyawan Cinta


Aku tak lupa sedikitpun tentang dirimu dan setiap penggalan cerita tentangmu yang kutulis dari waktu ke waktu. Meski tak sebanyak waktu yang kuluangkan untuk memikirkanmu dan tak sesering kumenulis untukmu seperti sesering aku memperhatikanmu.
Tak ada salahnya membagi perasaan seperti ini kepada teman-temanku, toh dari mereka juga aku mengetahui segala sesuatu tentangmu.
Sayangnya, tidak hanya hal-hal baik yang kudengar berlalu lalang. Aku mulai menghitung para hawa yang juga memperhatikanmu, mereka yang juga mengagumimu, mereka yang juga menyimpan harapan untukmu. Terlalu banyak hal yang kuketahui tentangmu walau tanpa mengenalmu.
Aku tak menyangkal aku menyukaimu, aku memperhatikanmu dan selalu begitu. Seperti harian gossip aku mengetahui dengan siapa saat ini kau dekat.
Disanalah aku berada, hanya sebagai paparazzi yang menyimpan foto-fotomu dan menjadikannya wallpaper di hapeku –bodoh .- Sebagai pengaggum yang mungkin kau juga sudah menyadarinya.
Aku menertawakan setiap hal yang kulakukan di depanmu hanya akan membuatku tampak bodoh, salah tingkah dan hal-hal memalukan lainnya. Begitulah posisiku sebagai seorang gerilyawan, salah !
Aku tak menyudahi untuk tidak mengagumimu, bagiku kau salah satu gravitasi di sekolah yang menarik mata para hawa termasuk diriku. Aku tak berlebihan rasanya membuat postingan tentangmu karna hanya seperti inilah yang dilakukan para paparazzi.

Bagiku ini adalah cinta gerilya SMA-ku, semua orang bisa saling mengagumi satu sama lain lalu mudah berpaling kepada yang lain. Tidak terpaku dan diam untuk tidak menyerang. Begitulah seorang gerilyawan cinta.

Tidak ada komentar: