11 Agt 2010

Marhaban Ya Ramadhan


Happy Fasting :D yay !

Bulan Ramadhan ada di Agustus, sejak hari dimana gue ulang tahun sampai sekarang suasananya hepi terus. Berkah Ramadhan di bulan kelahiran gue.
Hari ini sukses puasa untuk hari pertama dan juga sholat taraweh bareng Bu’e tercinta. Gue udah khawatir aja nggak bisa ikut puasa di awal tapi masih ada kesempatan ternyata. Pulang dari taraweh barulah gue merasa kalau gue “dapet” dan setelah gue cek bener aja gue “dapet”
Alhamdulillah, masih bisa ikut awal puasa bareng keluarga :D
Semoga Ramadhan kali ini menjadi berkah untuk kita semua.
Amin.

Melly feat. Amee - Ketika Cinta Bertasbih (Super HQ Audio/Video)



Bertuturlah cinta mengucap satu nama
Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih mengutus hati ini
Ku sandarkan hidup dan matiku pada-Mu

[*]
Bisikkan doaku dalam butiran tasbih
Ku panjatkan pintaku pada Maha Cinta
Sudah diubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit

[**]
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta

Back to [*][**]

Cinta…

Back to [**]

Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta
Ketika cinta bertasbih




Suka banget lagu ini, daripada filmnya yang sekarang udah nyampe sesion 2 gue lebih suka duluan lagunya :D
Filmnya dapet recomende dari Mas'e, satu pesen dia yang masih gue inget
"Cinta yang tumbuh dari keyakinan"
setelah gue coba lihat filmnya, gue gak dapet pesan tersirat seperti yang Mas'e bilang "ZZzzzzZZ"
Sepanjang jalan crita gue nggak mewek dan gue mumet atas jalan ceritanya sungguh.

Tapi dia udah sukses buat gue beli kaset KCB 1 & 2 dan sampai gue harus ngutang ke mba-mba penjual kasetnya
karna duit gue yang kurang :'>

6 Agt 2010

Great Moment on August


Cake – Day on August
Pagi tadi gue bangun dan menyadari beberapa hal yang sebelumnya selalu gue tunggu-tunggu tapi tidak kali ini, Suram ! Gue harus kembali pada kenyataan kalau hari dimana gue bangun sekarang menegaskan gue bahwa gue masa 7teens gue udah tercabut dengan paksa. Itu berarti gue memang harus sadar diri banyak dosa dan semakin tua =(
Sekitar jam 4 gue bangun dan ngecek hape, “happy birthday” tentu saja gue yakin sms ini nggak salah dan nggak bukan berasal dari sahabat gue Rossi, walaupun mata masih kriyep-kriyep tanpa baca pengirimpun gue udah pastiin karna cuma ada satu sms.
Lalu onlen baca-baca sebentar artikel terus ngobrol lewat YM sama Mas’e. Gue masih nungguin kesadaran dia untuk ngucapin happy milad ke gue tapi nihil ! Gue masih nunggu dan mancing dia tentang peristiwa meleduknya Hiroshima tepat hari ini dan… nggak ngaruh !!
Mas’e lalu nelpon setelah gue sadarkan dia dari koma, lalu bilang kalau dia inget gue ultah tanggal 6 agustus, sangat-sangat inget (yaialah, gue pasang di skypi) yang dia lupa cuma tanggal berapakah sekarang ini ???  ZzzZZzZ
Beberapa bait do’a dan obrolan panjang  jadi kado gue dari dia :* sebelum gue berangkat ke sekolah.
Baru gue nyampe kelas, Ossy nelpon nyuruh gue nemuin dia and she gave me a little surprise and Rindu made that completely. Belum ada selera buat ngomong dan nyanyi gue udah tiup lilin dan make a wish pagi-pagi :*


Selama jam pelajaran semua aman, rencana buat besok makan-makan juga sudah matang bareng Venny Agustien.
Mini cake dari Ossy, sukses di serbu anak-anak di kelas. Heran -.-
Ternyata do’a untuk gue masih bersambung saat temen-temen gue nyanyi laguklasikulangtahun di kelas, guru fisika tercinta gue berbagi do’a dan cipika cipika :*
Bagian dimana gue merasa semua aman dan baik-baik saja ternyata tidak ! Niat kepulangan gue sukses Venny tunda dengan rapih tanpa gue curiga, nyampe parkiran  gue ngebo aja ngikutin dia balik ke kelas 12 buat nyari tebengan. Konspirasi Ossy dan para teman-teman deket gue dilaksanakan, gue kira filing gue bakal basah-basahan ternyata lengket-lengeketan.



Devi CS ngasih gue cake lagi :D terharu gue, mereka susah payah buatin buat gue dan harus debat juga untuk kapan ngasih ke gue karna mereka sendiri ragu lahir tanggal berapakah gue ?.? :*


Dan akhirnya gue gagal dapet tebengan dan pulang naik angkutan, benar-benar pengkhianat hahaha
Nyampe rumah semua kembali normal dan datar dan teramat datar.  Gue sms brother gue yang nggak ada kabarnya, balesannya tidak seperti yang diharapan =( penantian gue sia-sia, tak lewat sms FB pun jadi =D
*he’s totally lose his sense of humor I guess :-|
Guepun masih inget tugas gue nyuci dan lainnya. Sampai sore gue selesai nyuci dan mencium ketidaknormalan para orang di rumah. Gue pun memutuskan untuk tidak keluar rumah setelah nyuci sampai ortu gue dateng dari kios. Sayangnya langkah gue ke warung begitu mereka nanti-nanti.
Gue sebutin para tersangka tadi sore ; Yuli, Gambreng dan Jaya.
Ternyata mereka juga berkonspirasi untuk memandikan gue, setelah mendapat izin dari atasan (baca : bu’e gue -Red.) mereka menyiram gue yang masih dalam keadaan tidak siap setelah dari warung
BbyuuuRrr. . . . dan bYuurr. . .  lalu BbyyuuRRr. . . .dan seterusnya setelah acara kejar-kejaran dan berakhir kekalahan di gue berlumuran terigu gue pasrah :D Im happy cause of you all
Lalu gue daratkan ciuman ke nyokap gue yang ngintip gue berbasah-ria :*
Gue nggak keluar kamar setelah selesai mandi selama berjam-jam, sampai gue denger suara cekikian yang gak asing dan sangat-sangat gue kenal di depan kamar. Setelah terbuka…
Babeh guuueeee :O do’i ngikik nenteng-nenteng kue dan sangat berhasrat menyuruh gue “buruan potong kue’nya !!” hahaha
Dapet cium deh dari do’i  :*
Setelah gue baca-baca, ternyata tulisan di kue tersebut dengan indah dan PD terukir manis ke-19. What the Eff ??? hahaha

Dan bu’e masuk lagi ke kamar bawain gue lilin dan tentunya berbentuk angka 1 dan 9. Error – begitulah kesimpulan gue terhadap orang-orang yang ingin mengejutkan gue. Dimulai dari lupa hari, lupa tanggal sampai ortu gue sendiri lupa anaknya umur berapa :D

Semakin sadar gue (kayaknya), kalau gue udah semakin tua dan sangat harus bisa dewasa. Walau gue sendiri meragukan pantaskah gue dapet umur 18 sekarang :P
Semua kejutan dari kalian, semua do’a dan untuk semua-muanya, tahun ini gue bahagia masih bisa ngerayain ultah bareng kalian dan tepatnya dirayain sama kalian. Mungkin bila tahun depan sudah nggak ada kesempatan kaya hari ini lagi gue beruntung memiliki kalian, sahabat gue tercinta Rossi semua teman-teman dekat gue, Venny, Devi, Yoan, Fiki, Rindu, Sekar semuuuuaa hahaha

Buat Pa’e sama Ma’e juga Mas’e :* sayang kalian pokoknya =D

4 Agt 2010

Para Gerilyawan Cinta


Aku tak lupa sedikitpun tentang dirimu dan setiap penggalan cerita tentangmu yang kutulis dari waktu ke waktu. Meski tak sebanyak waktu yang kuluangkan untuk memikirkanmu dan tak sesering kumenulis untukmu seperti sesering aku memperhatikanmu.
Tak ada salahnya membagi perasaan seperti ini kepada teman-temanku, toh dari mereka juga aku mengetahui segala sesuatu tentangmu.
Sayangnya, tidak hanya hal-hal baik yang kudengar berlalu lalang. Aku mulai menghitung para hawa yang juga memperhatikanmu, mereka yang juga mengagumimu, mereka yang juga menyimpan harapan untukmu. Terlalu banyak hal yang kuketahui tentangmu walau tanpa mengenalmu.
Aku tak menyangkal aku menyukaimu, aku memperhatikanmu dan selalu begitu. Seperti harian gossip aku mengetahui dengan siapa saat ini kau dekat.
Disanalah aku berada, hanya sebagai paparazzi yang menyimpan foto-fotomu dan menjadikannya wallpaper di hapeku –bodoh .- Sebagai pengaggum yang mungkin kau juga sudah menyadarinya.
Aku menertawakan setiap hal yang kulakukan di depanmu hanya akan membuatku tampak bodoh, salah tingkah dan hal-hal memalukan lainnya. Begitulah posisiku sebagai seorang gerilyawan, salah !
Aku tak menyudahi untuk tidak mengagumimu, bagiku kau salah satu gravitasi di sekolah yang menarik mata para hawa termasuk diriku. Aku tak berlebihan rasanya membuat postingan tentangmu karna hanya seperti inilah yang dilakukan para paparazzi.

Bagiku ini adalah cinta gerilya SMA-ku, semua orang bisa saling mengagumi satu sama lain lalu mudah berpaling kepada yang lain. Tidak terpaku dan diam untuk tidak menyerang. Begitulah seorang gerilyawan cinta.

3 Agt 2010

Biar Kuramaikan dengan Caraku

Akan kuramaikan keheningan yang menjadi ini. Ingin kuremukkan kebisuan yang menahan kata dibalik mulutmu hingga teriakanmu terbahana menyalib udara yang sedu. aku mencari arti kemarahanku yang tak terarah, aku begitu kesal denganmu dan sangat kesal.
Entah memang karena dirimu atau perasaanku yang mulai jenuh lagi karena semua ini. Aku kesal dan kumaki diriku sendiri karena ini, aku masih mencari apa yang kusebut tersebut dalam kemarahanku.
Bagiku muram dan begitu pekat, seperti sisa kebakaran yang bergumpal dan menjadi kabut saat mereda. Terasa hambar tak terasa, dipenuhi keheningan lalu kembali ceria sejenak.
Aku tak seharusnya marah karena diriku sendiri, terlebih lagi kepadamu.  Aku hanya kesal pada diriku sendiri. Itu saja.

Psycho Teacher

Rada horror sih judulnya, tapi ceritanya nggak akan mendramatisasi sekali kok. Walaupun imaginasi gue udah nyampai holywood tapi alur ceritnya tetep bolywood sekali.
Beberapa waktu yang lalu gue mengetahui kabar ini, dan sungguh sangat diluar dugaan gue. Si Rindu Paramita becerita dengan sangat menggebu-gebu.
Rindu Paramita : yan, lo tau nggak si Mister tempat les ?
Gue : heh… Mister sapa ?
RP : Mister… (jenggung gue)
Gue : Oh… Mister Fine (sudah sangat jelas kode nama)
RP : iiah… nah, lo tau nggak ?
Gue : Mana saya tau, cerita aja belom!

Mengalirlah dari situ sebuah cerita yang sangat angker bagi gue yang ngalamin. Bermula dari akhir 2009 sampai awal 2010 kemarin gue ngikutin sebuah kursus bhs. Inggris di sebuah lembaga baru yang bernama mejiku (ngarang). Para pengajarnya diimpor langsung dari berbagai daerah setelah mendapat didikan terlebih dahulu dari mejiku sampai siap mengajar.
Kebetulan kelompok gue dapat mentor dari Lombok, kita panggil saja Mr. Fine. Setelah beberapa bulan mengikuti program belajar semua baik-baik aja sampai suatu ketika harus ngalamin pindah tempat belajar dan beberapa temen gue yang semuanya cewe ngerasa risih dengan Mr. Fine tersebut. Alasan utama karna ngajarnya yang terlalu garing de el el.
Yah, kalau menurut gue biasa aja. Toh gue mah udah diniatin mau belajar ya belajar nggak neko-neko.
Cerita masih berlanjut, sampai awal maret kemarin kita mutusin untuk udahan dari lembaga mejiku dan beralasan sibuk nyiapin kelas 3 nanti. Alhasil hilang kontaklah gue bersama mejiku dan beberapa mentor dan of course si Mr. Fine tersebut.
Lain cerita bila Rindu, dia masih nglanjutin privat sendiri dan tentunya berdua bareng Mr. Fine sebagai mentor. Sekian hari sekian minggu dan berlanjut privat tersebut.
Sampailah cerita horror ini, Rindu bilang kemarin habis dari tempat pemilik mejiku. Ternyata disana dia diceritain :

Mr. Fine itu, ngebuka tempat privat sendiri dan atas nama dia sendiri padahal ketua lembaga kursus mejiku yang mempekerjakannya, memberi tumpangan tempat tinggal, makan dan kebutuhan lainnya.
Mr. Fine dengan sangat PD’nya menghakcipta karangan modul yang dibuat bersama-sama dengan mentor lainnya atas nama dia sendiri.
Mr. Fine sering melewatkan mengajar untuk murid-murid legal dengan beralasan yang tak jelas. Sedang para murid ilegalnya, sekarang tidak mendapat kepastian ijazah.
Puncaknya, suami ketua lembaga mejiku ngamuk atas perbuatan anak buahnya terhadap sang istri. Masih dengan cerita yang menggebu-gebu Rindu bilang kalau bapak (suami ketua pemilik mejiku) mengusir Mr. Fine dari rumah mereka tengah malam dengan keadaan tidak terhormat.
Diiringi tangis air mata buaya, Mr. Fine dikirim pulang ke Lombok where he used tobe :))



Isi SMS yang meyakinkan kalau Mr. Fine itu pantas untuk diusir dengan tidak hormat adalah
“hahaha, ibu itu S2 tapi bodoh. Masa bisa saya bohongin”
Ibu Rena membalas
“nggak pantas nama kamu Fine, harusnya diganti Mr. Creazy!!”
Lalu dib alas oleh Mr.
“hahaha ia, harusnya nama saya Fine Rena”